Senin, 26 Oktober 2015

Here We Go...(MENABUNG UNTUK MENIKAH)


.....4tahun9bulan3hari

Kami Tahun 2011 :)
Waktu terus berlalu, namun umur semakin menipis. Sudah selama itu saya menjalin hubungan dengan BH. Dari awal kami menjalankan hubungan memang kami sudah memiliki target masing-masing untuk menikah atau membangun rumah tangga pada usia yang telah kami targetkan. Dulu saya menargetkan usia 23 tahun, sedangkan BH menargetkan 27 tahun. Dan tahun ini saya dan BH telah mencapi usia tersebut. Lalu kenapa belum juga menikah?

Kami Tahun 2012 :)

Saya dan BH mengetahui persis menikah itu bukanlah sesuatu yang sepele dan mudah bahkan singkat. Harus dengan persiapan mental, dan materi. Saya selalu bilang dengan BH "nanti kalo menikah, kita jangan membebani orang tua ya.. kasian mereka sudah banyak membiayai kita dari bayi hingga besar". Itu tekad saya dan BH. Dan kira-kira bulan Oktober 2014 saya dan BH memutuskan untuk mulai menabung (itu setelah saya freshgraduate dan baru bekerja 1 bulan, & BH sudah bekerja 2tahunan plus BH pun baru beli mobil *jedeer). Kami hitung kasaran menabung dulu itu 4jt/bln (berdua, dari menyisihkan gaji kami yang gak seberapa), saya yang getol nge list budget pakai excel, saya buat table dan list pengeluaran pokok macam nabung, sedekah, cicilan mobil, bbm, entertain sabtu-minggu, cicilan  motor dll, dan juga pengeluaran siluman hehe. Setelah itung-itung sampe bulan target kami menikah itu hasilnya masih 2 digit. (masih PEDE punya budget segitu, "waktu itu" haha). 

Kami Tahun 2013 :)
Saya dan BH sadar biaya menikah itu tidak sedikit. Akhirnya kita memberanikan diri untuk mulai dateng ke vendor-vedor pernikahan untuk mengetahui kisaran biaya pernikahan. Bagi kita itu hal seru, soalnya kita bisa makan ini itu gratis sambil nanya-nanya harga hahahaha. Ada hal-hal yang perlu di fikirkan ketika kalian akan dateng ke vendor pernikahan :

1. Pastiin DIMANA acara kalian nantinya?
2. Pastiin TAHUN acara nya kapan?
3. Jumlah UNDANGANnya berapa?
4. ADAT yang di pakai apa?

Berdasarkan pengalaman saya & BH, kita itu waktu nekat dateng ke vendor pernikahan itu linglung abisss, alias kita gak ngerti apa-apa bhahahay (Yah namanya modal nekat) :p akhirnya saya sama BH asal nembak aja tempat dan tahun nya haha. (kita minta PL untuk perbandingan 2 tempat yang kita pengen, karena saat itu kita pun belom survey gedungnya).
4 point diatas itu penting bangeeeet... karena nanti saat kalian minta pricelist (kontrak vendor kasaran) kalian bakal ditanya itu semua dan di isi di semacam form. Nah kalian akan dibuatin semi proposal budgetnya sama marketing vendornya (itu disesuaiin dengan charge gedung, dan tamu) jadi harga vendor itu ngaruh banget gedung mana yang dipakai (Gedung kelas bawah,menegah/atasss) & jumlah tamu. Bagusnya sih kalian getol dateng ke vendor-vendor dari setahun sebelum acara. Karena itu bisa bikin harga mengikat :p (jadi bodo amat deh kalau seumpama harga bahan pokok naik tahun depannya hehe). Kenaikan harga vendor itu bisa 20jt pertahunnya, kan kaaan lumayaan kaan mending deal dari jauh-jauh hari. (saya&BH sampai mikir, kalo kita gak deal harga tahun sekarang, tahun depan harganya bisa naik banyaak.. teori rugi&kepepet) :D

Kami Tahun 2014 :)
Nah setelah kalian dapet pricelist kasarannya jangan KAGET kalau harganya FANTASIS! hahahaha. Biasanya sih gitu capeng-capeng yang saya liat mimik nya termasuk saya dan BH. hahaha. Saya & BH Stay COOL aja waktu itu mah (walau hati menjerit, "sayaaang tabungan kita gaaaak cukuuup :')") mhehehehe... Untung perut saat itu kenyang, coba kalo gaak?...nangis bombaay! "Gak jadi kawin, gak jadi kawin, uangnya gak cukup"! hehehe.

Saat itu saya&BH pun mutusin untuk pulang aja, dan sepanjang jalan kenangan di mobil kami merenung (renungin budget!) hahahaha, dan disitu deh saya&BH mulai saling nguatin "serahin aja semuanya sama Allah yang Punya Rejeki, kan niat kita baik mau ibadah, mudah-mudahan kedepan ada aja jalannya". Baiklah setelah saling nguatin kita berdua sok "tegar" walaupun masih kepikiraan jugaa. (yaiyalaaaah kepikiraaan uang 3 digit sampe kapan kita bisa ngumpuliiinnnn secara kita mah apa atuhhh hahaha).
Setelah sampe rumah gak sadaaar saya&BH ternyata bawa hampir semua brosur vendor-vendor wkwkwkw (vendor catering, photograpy, wo, venue, hooneymoon dll) yah lumayan lah itu brosur pokoknya kalo di kilo in buat makan bakso Afung. METAAAALL!! HAHAHA

PR selanjutnyaa adalaaaahh mempelajari bener-bener list budget yang tertera pada PL Vendor tadi.. dipilih apa yang perlu apa yang gak perlu, dan mencoba lobby diskon ke vendor dipertemuan selanjutnya. :)

Kami Tahun 2015 :)

Ok sampai sini dulu ya sharing nya, nanti dilanjutin lagi sharing soal kelanjutannya dan gedung :)
Hope you enjoy..

Regards,
Cila

Selasa, 20 Oktober 2015

Siang Itu Bersama Sahabat

Bertemu dengan salah satu sahabat saya. Siang itu Rabu 14 Oktober 2015, beberapa hari sebelumnya berencana untuk bertemu kangen bersama kedua sahabat saya diantara banyak sahabat saya yang lain (Winna dan Risna). Mereka sahabat saya dari sejak kami bertiga satu kelas (kelas 3 IPA) saat SMA di SMAN 112 Jakarta Barat. Entah persahabatan itu kapan kami mulai, tapi yang jelas persahabatan kami berjalan hingga saat ini. 

Kami memulai persahabat karena adanya sering bersama saat sekolah dulu, dan bertukar cerita-cerita cinta monyet jaman putih abu-abu. Kalau dihitung tak berasa persahabatan itu sudah kurang lebih 6 tahun lamanya. Kami jarang sekali bertemu, yah bisa 2 bulan sekali, dikarenakan kami saling memahami kesibukan diatara kami bertiga. 

Pagi itu pukul 09.00 BH sudah menjemput saya di rumah, tapi seperti biasa saya belom kelar dandan nya (dan BH pun memilih untuk tidur sambil menunggu saya seperti biasa) hehe. Dan selang 30 menit berlalu saya membangunkan BH untuk segera berangkat menjemput Risna & Winna di kediaman Risna. Make up saya hari itu cukup cerah dengan menggunakan lipstic warna red ghotic sesuai moody saya yang senang akan segera bertemu kedua sahabat saya. 


Pukul 11.00 kami sampai di tempat yang kami tuju, disebuah cafe disalah satu sudut Jakarta Selatan "Journey Coffee". Kami selalu memilih tempat yang nyaman untuk kami bertemu kangen sambil leye-leye. Saat kami datang, kamilah yang pertama datang saat itu (memang sudah direncanakan, supaya kami lebih leluasa ngerumpi). Di area lantai 1 (no smoking) suasananya gelap-gelap remang bar gitu. Kami memilih smoking room yang berada di lantai 2 cafe tersebut karena alasan BH yang perokok addict huft. 


Kami memesan beberapa minuman dan platter untuk menu sharingnya. Oya saat kita mau order gitu, mas-mas pelayanan ini gokil banget, dia terlihat nampak gugup dan keringat dingin ketika kami menanyakan beberapa pertanyaan mengenai pilihan menunya haha dan ini pun jadi hiburan buat kami. (mungkin mas nya lelah, atau mungkin juga dia pegawai baru haha).

(Red Velvet Latte, Taro Frappucino, Green Tea Frappucino, Lychee Squash)
 33k - 50k

PORS Journey's Plater (75 K)

BH sedang menikmati hari free gadget dari saya hehe


When u have crazy friends, u have crazy time. I love the way that i can smile with my best friends 😘😘

Overall untuk minuman & makanan disana enak dan sesuai dengan harganya. Disana juga tersedia Musholah kecil di lantai 2, dengan perlengkapan sholat seperti Mukena, sarung & sajadah yang memadai loh. (note : mukenanya bersih gak bau dan gak kotor seperti mukena di tempat kebanyakan). Gak berasa kami disana 4 JAM lamanya! dari pukul 11.00 s/d 15.00 dengan obrolan persiapan pernikahan, after menikah, dan saling bully-membuly hahahaha. Setelah pasangan Winna ikut menyusul kami, kami bergegas untuk move ke Blok S untuk mengisi perut yang sedang pengen makan (berkuah, panas, pedes = BAKSO) hahaha. Berhubung cafe nya juga sudah mulai rame kami sudah mulai gak bisa ketawa ketiwi cekakak cekikikan dengan bebas lagi, dan juga parkiran mobil yang minim (banyak yang ngantri parkir) yaudah langsung aja deh kami cuss. Melipir ke Blok S dan saya dan BH makan Bakso Pak Kumis sampe nambaaah dan kami pun KENYAAANGG.. tidak sampai disitu kami juga melanjutkan obrolan kami lagi, lalu ketawa ketiwi lagi sambil menikmati angin sepoy-sepoy ala blok s sampai jam 17.00 :D. Hari yang menyenangkan bagi saya dan sahabat sayaa.. Love you guys :*


Selasa, 06 Oktober 2015

HUIZE TRIVELLI with classical nuance


Lokasi Huize Trivelli via Google Maps

HERITAGE RESTO AND PASTISSERIE IN A CLASSICAL NUANCE

Kali ini saya akan review Restoran Huize Trivelli yang berlokasi nya di Jl. Persatuan Guru No.7 (Kawasan Jati Baru deket deket cideng situ lah) hehe. Seperti biasa saya suka lunch ditempat-tempat tertentu karna sembari kerja alias sembari bertemu dengan beberapa orang penting. Biasanya saya pilih tempat yang gak jauh-jauh dari kantor saya yang terletak di Jl. Kesehatan Raya no.22 deket cideng juga. Awalnya saya bosan dengan makanan didaerah sini, karna pilihannya kalau gak Sate Khas Senayan, Bale Lombok Ayam Taliwang, Roemah Noni, atau Beautika (Resto Makanan Manado yg JEMPOL juga) hehe. Nah kebetulan kali ini yang memilih tempat ialah orang yang akan saya temui. Bermodalkan patokan akhirnya sampailah saya di HUIZE TRIVELLI (awal sebut tempat ini kesan pertamanya "SUSAH") ehehhe..entah kenapa lidah saya awal ngucapinnya berlibet-libet mungkin karena efek mendengar di telpon kali ya.

Oke lanjut lagi, dari depan sih awalnya saya sempat gak yakin ini sebuah restoran. Karena berada di gang perumahan gitu, dan juga dari tampak depannya sangat biasa sekali hanya terdapat kaca untuk menjual roti & maccaroni. (Yaa mirip-mirip toko roti kecil di garasi rumahlah). Dan sempat beberapa kali saya menelfon orang yang janjian dengan saya untuk benar-benar memastikan kalo saya "gak salah alamat". (dalam hati ini resto apaan) wkwkwk.

Dan ketika saya masuk kedalam rumah resto yang misterius itu ....
Wujud dari si resto misterius (dalamnya)
Huize Trivelli Resto Building currently occupies one of the remaining original houses of European-Dutch housing complex which was built in 1939


Kesan pertama : WAHHHH!!... karena banyak banget ornamen vintage antik di setiap sudut ruangan dari lantai sampai tembok sampai plafond. Semua berhias ornamen. Kalo saya bisa mendreskripsikan lebih spesifik suasana di dalam resto ini adalah.. "SUNYI" padahal didalam itu banyak lumayan para Pembisnis & PNS yang sedang lunch disitu. Tapi entah atmosfer nya begitu kental "tempo doloe" kali ya di tambah pencahayaan yang natural aja (gelap-gelap) gitu jadi ya gitu deh ahahhaa.
Resto ini agak mirip dengan Restoran "Roemah Noni" yang ada di deket kantor saya juga, penuh kemisteriusan dan antik ahahahaha (lebaay). :p

Oke lanjut dengan saya yang masih terkagum-kagum sama interior restoran itu, saya pun sampai lupa untuk memesan menu lunch saya hahahaha. Saya pesan Main Course "Trivelli Black Paper" yah namanya juga lidah orang Indonesia gak sedep rasanya kalo gak makan yang ada pedes-pedesnya hehehe. Minum nya saya pesan Orange Jus (walaupun yang dateng orange jus nya asem nya gak sopaan alias aseeem bangeet bok!) hadeewwh...gpplah saya jabanin karena memang saya juga lagi teraphy diet. "berpahit-pahit dahulu, bersenang-senang kemudian" hahaha
Sembari saya menunggu pesanan saya datang, mata saya yang historynya mata dari seorang yang mantan lulusan arsitek pun ngelanjutin liat liat nya hehehe. Ini beberapa sudut ruangan lain dan gak saya foto banyak karena memang camera nya hanya camera dari hp pribadi saya. hehe
Piano antik. Saya ngebayangin yang main itu noni-noni belande hehe hiiiii...


The atmosphere creates by the eclectically classical interiors, that harmoniously integrate all the cultural elements of European, Javanese, and Chinese. Feel like "at Home".
Sudut ini yang jadi eye contact saya !

 salah satu sudut restoran terpanjang alat pemutar musik kuno tepatnya pemutar piringan hitam yang pernah tenar dijaman dulu, alat pemutar musik ini bernama Gramophone. Untuk mengingatkan bahwa gramophone di zamannya merupakan alat pemutar musik (musik player) yang hanya dimiliki oleh masyarakat menengah ke atas jadi boleh dikatakan tidak semua orang bisa memiliki terkecuali yang berduit banyak dan mesin ini telah ada sejaka tahun 1987  di Eropa.
(
http://jawarapost.blogspot.co.id/2013/05/gramophone-alat-musik-bersuara-romantis.html)

aksen pintu vintage yang dijadiin penghias dinding



Setelah lumayan lama menunggu pesanan saya pun datang. Yeaaayyy....



Cantik yaa wujudnyaa hahahaha... Dagingnya itu seperti beef burger. Rasanya saya kasih nilai 8.5 dan recomended buat dicoba. :)
Dan ini orderan laiinnya ..


yang ini namanya agak susah di sebut 
"Trivelli Chateaubriand Auc Chanpignons With Mashed Potato"
All in ya okelah dari segi tempat, suasana, dan rasa. Cocok untuk lunch/dinner bersama kerabat, dan pasangan :p
Akhir dari blog ini adalah BON, hehe harga cukup terjangkau kok dan balance. Selamat Mencoba!

Warm Regards,
-cila-

Jumat, 02 Oktober 2015

REVIEW PEMPEK PALEMBANG BUCIL

Siang menjelang sore rasa ngantuk terus mengelayut di mata saya dan KABAR BAIK.. saya sudah mulai lihai sama blog saya sendiri, berkat embah GOOGLE. Terima kasih embahh.. :*

okeeeyyyy back to judul yaa! Kali ini saya akan me-review tentang makanan, yup makanan yang gak lain bisnis saya dengan teteh BH (yang inshaallah akan menjadi calon suami saya tahun depan, amin). hihi gpp ya sekalian jualan di blog sendiri.. 

Indonesia itu negara yang kaya akan salah satunya budaya, tradisi, dan yang pasti KU-LI-NER-NYAAHHH... hehehe betuul?? dan kuliner ini kadang menjadi kegalauan para pelaku-pelaku diet dimasa kini, terutama saya. hehe ...




Beginilah kira-kira wujud sticker nya... orangee meriaaahh hehehe
tapi soal rasa??? boleh di adu dengan Pempek yang lebih dulu terkenal...
Brand nama "BUCIL" dan Foto anak bule yang di sticker juga bukan sembarangan looh!!



naaahh... ini dia wujud bocaah nya yang ada di sticker pempek bucil. Gak lain gak bukan dia adalah keponakan dari BH. Keponakan BH ini blasteran Indonesia (umi nya) - Italy (Papinya), nama lengkapnya "ASVAT ERETA AL-MAITREYA RODDA", sekarang berusia 4tahun (winter ini pertama kali dia sekolah, nanti saya ceritakan ya di blog selanjutnya). Panggilan nya EYA dan saudara-saudara nya di Indonesia biasa menyebutnya "BUCIL" bucil is "BULE CILIK" hehehe.. eya lahir dan tinggal di La-Spezia Italia, jadi cuma setahun sekali eya, umi dan papinya pulang kampung ke Jkt (Setiap puasa s/d lebaran).




Bisnis Pempek ini dimulai dari H-3 minggu teteh nieke (umi nya eya) balik pulang ke italy (lebaran kemarin). Dan alhamdulillah, target 2000pcs Pempek sebelum kepulangan teteh pun tercapai, bahkan lebih dari 2000pcs loh kenyataannya (prok prok prok horeee) :D. Ratusan testimoni yang masuk ke kami pun berlimpah dan banjir pujian soal Citra Rasa Khas Pempek Palembang Bucil. Walaupun namanya PEMPEK PALEMBANG BUCIL, tapi pempek ini di buat 100% oleh tangan orang palembang ASLI, bukan orang JAKARTA. (catet yaa!) hehehe

Perbandingan Terigu & Ikan Tenggiri Fresh ialah 1:2. Jadi rasa ikan lebih terasa dibanding terigunya (TANPA VETSIN). Lalu dari CUKO, nah disini letak enaknya pempek itu kuncinya ya di CUKO, kalo pempek enak tapi cuko nya gak enak pasti ya intinya gak enak, hehehe. Cuko nya Pempek Bucil dibuat dari gula aren asli, bukan dari kecap..makanya kentalnya pun beda banget sama cuko-cuko yang beredar di luaran. Pedes&Kental nya cuko Pempek Bucil yang Khas ini lah yang menjadikan Pempek Bucil memiliki tempat tersendiri di lidah penikmat kuliner Palembang ini. :*



Packaging yang diberikan juga gak cuma-cuma. Kalo Pempek lain banyak yang menggunakan packaging semacam "kardus" / "plastik" maka ENGGAK untuk Pempek Bucil. Kemasan Packaging Ekslusif yang beda dari lainnya, packagingnya menggunakan box semi lock&lock, lalu untuk pengiriman melalui Jasa Ekspedisi box tersebut dilapisi lagi dengan bubble pack, jadi aman selama pengiriman. Daaan sensasi pertama yang diberikan untuk Customer Addict Pempek Bucil ialah "wangi harum cuko semerbaaak" saat box pempek itu sampe ditangan customer. Lagi-lagi ini yang bikin customer setia susah move on. hehe

walaupun saya penjualnya, saya juga selalu rutin stock pempek bucil khusus untuk konsumsi pribadi loh... dan slalu dibikin kangen sama rasa Pempek Bucil. hiiiksss :')

Bagi yang mau pesan monggo WA saja saya di 0821-1213-8400 / 0877-7440-2070 

Price List Pempek Bucil :

Perbox (1Kg) Only 92.000 
• isi 5 buah Pempek Besar
• boleh campur Lenjer/Kapal Selam
• rasa Ikan Tenggiri Asli dan diakui oleh lidah org2 Palembang Asli loh 👍
• Cuko yg gk kalah enak dan gk ditemuin dimanapunnn...rasa pedas seger nya dijamin bikin selalu

   ketagihan (ASLI GULA AREN bukan kecap!!)
• dan pastinyaa TANPA VETSIN !! 
• aman dikonsumsi oleh anak2 jg mom 👌
• packaging yg Eksclusive dengan box dan bubble pack (jika dikirim melalui TIKI) 
• wilayah Jakarta Barat & Ciledug FREE antaaar!!
• Rasakan sensasi harum nya cuko saat membuka box nya 😍😍








untuk melihat testimoni lebih banyak lagi silahkan cek di IG @clo_hijabfactory atau dengan hastag #pempekbucil #pempekpalembangbucil atau bisa juga KLIK https://www.facebook.com/astri.puspitasari.39/media_set?set=a.10205983158756365.1073741833.1182289043&type=3&pnref=story 

warm regards,
-cila-

FIRST POST

Bismillahirahmanirohimm..

Pertama kalinya saya memberanikan diri untuk membuat blog walaupun sempet beberapa kali urung dilakukan karena jujur aja sayaa selalu maleess untuk mencari tahu dunia per-blogaan lebih tepatnya males untuk memulainya hehehe :') padahal sih saya suka bangeet yang namanya curhat panjang ber-para paragraf makanya saya merasa teramat perlu membuat blog ini hahaha..

                   Dan sekarang pun saya MASIH BELAJAR LOH cara menggunakannya hahaha
                   yasallaaammm..
                   "Learning by doing" istilah kekiniannya sih ya...

awalnya mau menjelajah dunia blog itu karena saya mencari-cari tentang persiapan pernikahan, dan seiring berjalan nya waktu entah mengapa saya jadi hobby baca blog-blog orang tentang apapun itu, karena emang saya fikir banyak banget ya manfaatnya. Apalagi di tengah-tengah rutinitas kantoran yang kadang mem-bosankan ini ieuuhhh hahahaha :p.

semenjak baca blog orang-orang saya akhirnya jadi "BANYAK TAHU" dan merasa "KEKINIAN" alias segala hal jadi terupdate hahahaha..
oya anyway kedepannya Inshaallah saya akan sharing tentang banyak hal di blog ini. Dan buat yang merasa baru buat blog juga pluusss agak linglung canggung seperti saya "rapopo", nantinya juga bisa karena terbiasa hahaha.. MANGAAAATTT! :*

warm regards,
cila